Pages

Minggu, 09 November 2014

Cara Kerja Harddisk



1.       Dilakukan pengaksesan terhadap harddisk untuk melihat dan menentukan di lokasi sebelah mana informasi yang dibutuhkan ada di dalam ruang harddisk.
2.       Pada proses ini, aplikasi yang kita jalankan, Sistem operasi, sistem BIOS, dan juga driver-driver khusus (tergantung pada aplikasi yang kita jalankan) bekerja bersama-sama, untuk menentukan bagian mana dari harddisk yang harus dibaca.
3.       Harddisk akan bekerja dan memberikan informasi di mana data/informasi yang dibutuhkan tersedia, sampai kemudian menyatakan, “Informasi yang ada di track sekian sektor sekianlah yang kita butuhkan.” Nah pola penyajian informasi yang diberikan oleh harddisk sendiri biasanya mengikuti pola geometris.
4.       Yang dimaksud dengan pola geometris di sini adalah sebuah pola penyajian informasi yang menggunakan istilah silinder, track, dan sector. Ketika informasi ditemukan, akan ada permintaan supaya mengirimkan informasi tersebut melalui interface harddisk untuk memberikan alamat yang tepat (sektor berapa, track berapa, silinder mana) dan setelah itu informasi/data pada sector tersebut siap dibaca.
5.       Pengendali program yang ada pada harddisk akan mengecek untuk memastikan apakah informasi yang diminta sudah tersedia pada internal buffer yang dimiliki oleh harddisk (biasanya disebut cache atau buffer).
6.       Bila sudah oke, pengendali ini akan menyuplai informasi tersebut secara langsung, tanpa harus melihat lagi ke permukaan pelat itu karena seluruh informasi yang dibutuhkan sudah dihidangkan di dalam buffer.
7.       Dalam banyak kejadian, harddisk pada umumnya tetap berputar ketika proses di atas berlangsung. Namun ada kalanya juga tidak, lantaran manajemen power pada harddisk memerintahkan kepada disk untuk tidak berputar dalam rangka penghematan energi. Papan pengendali yang ada di dalam harddisk menerjemahkan instruksi tentang alamat data yang diminta dan selama proses itu berlangsung, ia akan senantiasa siaga untuk memastikan pada silinder dan track mana informasi yang dibutuhkan itu tersimpan.
8.       Nah, papan pengendali ini pulalah yang kemudian meminta actuator untuk menggerakkan head menuju ke lokasi yang dimaksud. Ketika head sudah berada pada lokasi yang tepat, pengendali akan mengaktifkan head tersebut untuk melakukan proses pembacaan. Mulailah head membaca track demi track untuk mencari sektor yang diminta. Proses inilah yang memakan waktu, sampai kemudian head menemukan sektor yang tepat dan kemudian siap membacakan data/informasi yang terkandung di dalamnya.
9.       Papan pengendali akan mengkoordinasikan aliran informasi dari harddisk menuju ke ruang simpan sementara (buffer, cache). Informasi ini kemudian dikirimkan melalui interface harddisk menuju sistem memori utama untuk kemudian dieksekusi sesuai dengan aplikasi atau perintah yang kita jalankan.

Komponen Hard disk beserta fungsinya

Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.


KOMPONEN-KOMPONEN DALAM HARDDISK DAN FUNGSINYA Berikut ini adalah komponen yang berada dalam harddisk beserta kegunaanya : 1.PLATTER adalah komponen utama Harddisk yang digunakan sebagai tempat menyimpan Dataadalah komponen utama Harddisk yang digunakan sebagai tempat menyimpan Data 2.SPINDLE adalah komponen harddisk berupa poros yang digunakan untuk menempatkan Platter dan memutar platter 3. HEAD adalah komponen Harddisk yang berfungsi sebagai piranti Pembaca dan penulis pada Harddisk, dimana setiap Platter akan dilengkapi dengan dua buah head harddisk yang berada di atas dan dibawahnya. 4. LOGIC BOARD adalah papan utama Harddisk yang dilengkapi dengan piranti penyimpan BIOS Harddisk, sehingga Harddisk akan siap untuk dikenali setiap saat di hubungkan dengan Motherboard. 5. RIBBON CABLE adalah sebuah kabel yang menghubungkan antara Head dan Logic Board, sebagai media penghantar informasi dari head ke logic board atau sebaliknya. 6. IDE CONNECTOR adalah sebuah kabel yang menghubungkan antara Head dan Logic Board, sebagai media penghantar informasi dari head ke logic board atau sebaliknya. 7.SETTING JUMPER adalah media harddisk yang digunakan untuk menentukan kedudukan Harddisk pada BIOS motherboard komputer. 8. POWER CONNECTOR adalah media utama tempat untuk menyalurkan sumberdaya bagi Keseluruhan komponen Harddisk 9.ACTUAL AXIS adalah sebuah gagang atau media yang menyangga Head agar dapat berada diatas atau dibawah platter

Make Money at : http://bit.ly/best_tips
Berikut ini adalah komponen yang berada dalam harddisk beserta kegunaanya :
1.PLATTER
adalah komponen utama Harddisk yang digunakan sebagai tempat menyimpan Dataadalah komponen utama Harddisk yang digunakan sebagai tempat menyimpan Data
2.SPINDLE
adalah komponen harddisk berupa poros yang digunakan untuk menempatkan Platter dan memutar platter
3. HEAD
adalah komponen Harddisk yang berfungsi sebagai piranti Pembaca dan penulis pada Harddisk, dimana setiap Platter akan dilengkapi dengan dua buah head harddisk yang berada di atas dan dibawahnya.
4. LOGIC BOARD
adalah papan utama Harddisk yang dilengkapi dengan piranti penyimpan BIOS Harddisksehingga Harddisk akan siap untuk dikenali setiap saat di hubungkan dengan Motherboard.

5. RIBBON CABLE
adalah sebuah kabel yang menghubungkan antara Head dan Logic Board, sebagai media penghantar informasi dari head ke logic board atau sebaliknya.
6. IDE CONNECTOR
adalah sebuah kabel yang menghubungkan antara Head dan Logic Board, sebagai media penghantar informasi dari head ke logic board atau sebaliknya.
7.SETTING JUMPER
adalah media harddisk yang digunakan untuk menentukan kedudukan Harddisk pada BIOS motherboard komputer.
8. POWER CONNECTOR
adalah media utama tempat untuk menyalurkan sumberdaya bagi Keseluruhan komponen Harddisk
9.ACTUAL AXIS
adalah sebuah gagang atau media yang menyangga Head agar dapat berada diatas atau dibawah platter
KOMPONEN-KOMPONEN DALAM HARDDISK DAN FUNGSINYA Berikut ini adalah komponen yang berada dalam harddisk beserta kegunaanya : 1.PLATTER adalah komponen utama Harddisk yang digunakan sebagai tempat menyimpan Dataadalah komponen utama Harddisk yang digunakan sebagai tempat menyimpan Data 2.SPINDLE adalah komponen harddisk berupa poros yang digunakan untuk menempatkan Platter dan memutar platter 3. HEAD adalah komponen Harddisk yang berfungsi sebagai piranti Pembaca dan penulis pada Harddisk, dimana setiap Platter akan dilengkapi dengan dua buah head harddisk yang berada di atas dan dibawahnya. 4. LOGIC BOARD adalah papan utama Harddisk yang dilengkapi dengan piranti penyimpan BIOS Harddisk, sehingga Harddisk akan siap untuk dikenali setiap saat di hubungkan dengan Motherboard. 5. RIBBON CABLE adalah sebuah kabel yang menghubungkan antara Head dan Logic Board, sebagai media penghantar informasi dari head ke logic board atau sebaliknya. 6. IDE CONNECTOR adalah sebuah kabel yang menghubungkan antara Head dan Logic Board, sebagai media penghantar informasi dari head ke logic board atau sebaliknya. 7.SETTING JUMPER adalah media harddisk yang digunakan untuk menentukan kedudukan Harddisk pada BIOS motherboard komputer. 8. POWER CONNECTOR adalah media utama tempat untuk menyalurkan sumberdaya bagi Keseluruhan komponen Harddisk 9.ACTUAL AXIS adalah sebuah gagang atau media yang menyangga Head agar dapat berada diatas atau dibawah platter

Make Money at : http://bit.ly/best_tips

Generasi terbaru harddisk dari Seagate - SSHD

Seagate baru saja merilis generasi terbaru dari media penyimpanan hybrid mereka, yang diberi nama SSHD (Solid Storage Hybrid Drive), yang ditujukan untuk desktop maupun laptop. SSHD merupakan media penyimpanan dengan kecepatan tinggi seperti SSD, tetapi memiliki ukuran yang besar dan juga murah seperti HDD.



SSHD - Harddisk Generasi Terbaru dari Seagate


Pada dasarnya, SSHD adalah sebuah drive yang berisi sebuah HDD (Hard Disk Drive) berukuran besar yang digabungkan dengan SSD (Solid State Drive). Seperti yang kita ketahui, HDD memiliki keungulan dalam segi ukuran kapasitas memori yang besar dan harganya yang lebih murah, sedangkan SSD memiliki keunggulan kecepatan dalam pengaksesan data, tetapi memiliki harga yang cukup mahal. Dengan menggabungkan kedua jenis drive tersebut, maka didapatlah SSHD, sebuah drive berukuran besar dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada HDD, tetapi dengan harga yang murah.

SSHD menggunakan teknologi manajemen flash Seagate untuk menghadirkan kinerja seperti SSD. Pengujian secara konsisten memastikan bahwa Laptop SSHD Seagate lebih baik dibandingkan SSD - tanpa mengorbankan kapasitas.


SSHD - Harddisk Generasi Terbaru dari Seagate


SSHD Seagate mengintegrasikan flash NAND dengan penyimpanan hard disk konvensional untuk menciptakan sebuah hard disk laptop dengan kecepatan solid state dan kapasitas hard disk. Sehingga:
  • Tidak perlu mengorbankan kinerja demi kapasitas
  • Menginstal dan bekerja layaknya hard disk pada umumnya
  • Integritas dan keandalan data yang tak tertandingi dengan memaksimalkan keunggulan flash NAND dan penyimpanan hard disk
  • Kinerja yang dioptimalkan oleh teknologi Adaptive Memory™ Seagate
SSHD - Harddisk Generasi Terbaru dari Seagate
SSHD berukuran 3,5 inci tersedia dalam ukuran 1TB dan 2TB, disertai dengan SSD berukuran 8GB. Sedangkan SSHD berukuran 2,5 inci setipis 7 mm yang ditujukan untuk laptop tersedia dalam ukuran 500GB dan 1TB, juga disertai dengan SSD berukuran 8GB.

Seagate sendiri menjanjikan kecepatan lima kali lebih cepat ketimbang HDD 5.400 rpm di laptop. Sedangkan untuk versi desktop-nya, SSHD dari Seagate ini diklaim lebih cepat empat kali lipat ketimbang HDD desktop biasa.

Akhirnya Seagate mewujudkan keinginan user untuk mendapatkan performa kecepatan dan kapasitas yang besar, dan tentu saja, dengan harga yang terjangkau.. :)